Jakarta, INDONEWS.ID — Organisasi Sosial Kemasyarakatan Taruna Emas Generasi Bangsa (TEGAS) bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) DKI Jakarta melakukan audiensi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam rangka penguatan sinergi dan koordinasi program pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Audiensi yang dihadiri pengurus teras kedua organisasi tersebut diterima langsung oleh jajaran BNN dan menjadi bagian dari komitmen bersama untuk membangun kolaborasi yang berkelanjutan dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang bersih dari narkoba.
Ketua Umum TEGAS sekaligus Ketua DPD KAI DKI Jakarta periode 2025–2030, Dr. MM. Ardy Mbalembout, SH., MH., CLA., MCIArb., menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis dalam mendukung program nasional P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).
“TEGAS bersama DPD KAI DKI Jakarta memiliki komitmen kuat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan narkoba, khususnya melalui pendekatan edukatif, hukum, dan pemberdayaan masyarakat. Audiensi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi dengan BNN agar program-program yang dijalankan lebih terarah dan berkelanjutan,” ujar Ardy.
Menurutnya, peran organisasi kemasyarakatan dan profesi hukum sangat dibutuhkan dalam mendukung upaya pemerintah memerangi narkoba, baik melalui penyuluhan hukum, advokasi, maupun pendampingan masyarakat agar memiliki kesadaran hukum dan ketahanan sosial terhadap bahaya narkotika.
“Masalah narkoba adalah ancaman serius bagi masa depan bangsa. Karena itu, diperlukan kerja sama lintas sektor, termasuk organisasi sosial dan profesi advokat, untuk mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba,” tambahnya.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang efektif antara BNN, TEGAS, dan DPD KAI DKI Jakarta, serta tercipta langkah-langkah strategis bersama dalam mendukung pelaksanaan program P4GN secara optimal di tengah masyarakat.
Audiensi ini sekaligus menegaskan komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi, meningkatkan kesadaran publik, dan membangun gerakan kolektif melawan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di Indonesia.
Terima kasih telah melakukan pemilihan jejak pendapat.
Gagal melakukan polling.